H. Rumaksi SJ menerima perwakilan dari OJK dan pihak perbankan dalam hal ini dari Bank BNI 46, BRI, Mandiri dan Bank NTB Syariah untuk menindaklanjuti hasil pembahasan Rencana Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Lombok Timur beberapa waktu yang lalu.
LOMBOK TIMUR,Corongrakyat.co.id – Bertempat di Pendopo II Wakil Bupati Lombok Timur (28/02/2019), Wakil Bupati menyatakan jika pihaknya menggelontorkan subsidi sejumlah Rp 5 M, dengan target tujuan 5 ribu peternak. Atas dasar itu, pihaknya mengharapkan ketersediaan pihak perbankan guna menyalurkan dana melalui mekanisme KUR.
Menindaklanjuti pemaparan Wakil Bupati, pihak perwakilan OJK NTB mengharapkan jika perbankan siap untuk membantu Pemerintah Kab. Lombok Timur, karena mengenai regulasi sudah jelas.
Pihak perwakilan dari masing-masing perbankan menyampaikan skema penyaluran dan penyetoran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada H. Rumaksi SJ. Diantaranya, pihak BNI 46 siap untuk mensuport Pemerintah Kab. Lombok Timur dalam penyaluran KUR kepada Debitur dengan skema Bayar Pasca Panen (YARMEN), melalui masa kredit 6 bulan.
Sementara dari pihak BRI menyatakan jika pihaknya siap untuk memback-up Pemerintah Kab. Lombok Timur mengenai keberlanjutan program, bahkan secara teknis BRI siap untuk melaksanakan pilot project dalam waktu dekat, adapun mengenai skema penyetoran kredit menggunakan sistem musiman.
Sedangkan Bank Mandiri menyatakan, jika pihaknya siap untuk menyalurkan KUR, tetapi mengenai mekanisme pencairan dana serta skema penyetorannya masih menunggu kebijakan kantor pusat.
Di lain sisi Bank NTB Syariah selaku bank daerah menyatakan sudah tidak lagi menjalankan pendanaan KUR, tetapi memiliki pola pendanaan lain yang dinamakan Tunas dengan skema musiman yang tidak disubsidi oleh pemerintah.
Setelah melalui proses penjajakan dari segenap para pihak, akhirnya disepakati program tersebut, dengan tagline ”LOTIM BERKEMBANG”, Yakni Lombok Timur Berantas Rentenir Melalui Kredit Tanpa Bunga, Dengan ketentuan jika Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kab. Lombok Timur siap menjalankan MoU para pihak tersebut.
Di sisi lain, pihak OJK secara tegas siap untuk memfasilitasi MoU program yang dinamakan antara Pemerintah Kab. Lombok Timur dengan pihak perbankan pada minggu ke-tiga bulan Maret mendatang.(Cr-09)

