2019 LLK Selong Lahirkan 1.673 Tenaga Kerja Dan Pengusaha

Kepala Loka Latihan Kerja (LLK) Selong telah berhasil memperkerjakan 1.673 masyarakat yang telah mengikuti latihan di LLK  Selong dari total  2.122  jumlah  peserta  di tahun 2019.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id –Guna bersinergi membantu pemerintah dalam menurunkan angka penganguran di Lombok Timur, LLK Selong terus berupa meningkatkan kualitas pelatihan untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM)

Ahmad Wardi,S.kom  selaku kepala LLK Selong menerangkan “Di tahun 2019 LLK Selong telah melatih 2.112 orang, dari jumlah yang demikian Ada 1.673 orang sudah bekerja dan membuka usaha mandiri

“Sisanya yang 415 orang ini  masih belum bekerja, dengan alasan yang berbeda-beda, ada yang alasanya kuliyah dan belum cocok dengan apa yang di inginkan,”pangkas Ahmad Wardi kamis , 09/01.

Lebih jauh Ahmad Wardi menambahkan, masyarakat yang sudah bekerja  dan yang membuka usaha mandiri  terus meningkatkan usahanya, sehingga apa yang betul-betul di ambil kompetensinya di LLK Selong bisa berkembang di dunia usaha mereka masing-masing.

Sejauh ini bisa dikatakan 82% masyarakat yang telah mengikuti pelatihan di LLK selong di tahun 2019 bisa terserap mendapatkan pekerjaan, terutama di bidang Las dan baja ringan

“Dari yang kita latih itu ada yang bekerja di dunia wirausaha, industri kecil menengah dan  membuka usaha mandiri,”jelas wardi

Adapun target untuk peserta yang akan di latih tahun 2020 ini sebanyak 320 orang  dari program APBN dan 48 orang dari APBD, sehingga total peserta yang akan di latih pada tahun 2020  sebanyak 368 orang

“Untuk angkatan pertama ini kita latih 144 orang, angkatan kedua 143 orang dan angkatan ke 3 itu sisanya,”ujarnya

“Program LLK Selong tahun ini, pelatihan berbasis kompetensi dan penempatan, Menset orang-orang yang dulu kita akan ubah, LLK yang dulu hanya menyediakan pelatihan saja,  kali ini penempatan mereka kerjapun menjadi urusan kita bersama,  baik pihak LLk Selong, dunia usaha dan industri,” ucap Ahmad wardi

Pihak LLK Selong telah melakukan kordinasi dan MOU dengan kurang lebih 30 perusahaan dimana ketika masyarakat yang sudah selesai mengikuti pelatihan di LLK  akan di tempatkan di salah satu perusahan terkait sesuai dengan kejuruannya

“Dengan semua kejuruan yang kami latih saat ini, Sekarang kami tengah berkerjasama dengan dunia usaha dalam bentuk MOU penempatan, artinya kami siapkan SDM dan pihak Perusahaan menyediakan tempat bagi tenaga kerja,” jelas Wardi

Tentu kerjasama dengan perusahan ini di harapkan berkelanjutan untuk menjamin perserta yang sudah di latih ada tempat mereka bekerja, lebih lanjut peserta juga yang ikut pelatihan ini betul -betul mereka yang ingin bekerja, bukan hanya sekedar sampingan

“Kami komitmen bersama stekolder di LLK Selong ini untuk berusaha  tempatkan seluruh perserta yang  akan di latih, Jadi tidak ada alasan mereka nanti untuk tidak bekerja, karena mereka sudah siap untuk bekerja dan perusahaan sudah bersedia menerima siswa kita sebagai tenaganya,”jelas Wardi

Ia berharap,  kolaborasi dan kordinasinya dengan peserta kemudian LLK Selong dengan dunia industri dan dunia usaha ini bisa bersinergi dengan baik dan bekelanjutan sehingga peserta yang sudah di latih bisa di serap 100%

“Inilah langkah-langkah yang kami lakukan di LLK Selong untuk meningkatkan SDM, dalam membantu pemerintah menurunkan angka pengangguran di Lombok Timur,” tutup Wardi (Cr-09)