Dompu, Corong Rakyat – Seorang warga Monta Baru nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dalam kamar memakai sarung. Amirudin berumur 39 tahun asal Monta baru Lingkungan Lima kecamatan Woja kabupaten Dompu, ditemukan tewas dalam kamarnya, sehingga warga dilingkungan itu merasa kaget terkejut dengan kelakuan korban.
Dari penuturan iparnya yang bernama Irwan saat ditemui media ini, jum’at lalu pada pukul 18.10 wita, ia merasa kaget melihat keponakannya Rahma anak dari Amirudin menghampiri dan memberi tahu bahwa bapaknya ada didalam kamar sendirian dan merasa curiga, takut terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Saya langsung mendatangi rumah ipar saya Amirudin dan mendobrak pintu kamarnya, setelah pintu kamar terbuka saya langsung masuk kamar dan tidak melihat ipar saya ditempat tidur, lantas saya merasa kaget melihat ipar saya posisi dalam keadaan gantung diri sudah tidak bernyawa memakai sarung pantai yang melilit dilehernya, sehingga saya menelpon teman – teman polisi yang ada dipolsek,”tutur irwan.
Mengenai kejadian ini Kapolsek woja yang dikonfirmasi melalui Kanit Intel Polsek Aiptu Sumaharto di TKP, membenarkan adanya kejadian seorang warga tewas gantung diri (29/1) dan penyebab kematiannya masih dalam proses penyelidikan dansaat ini masih menunggu hasil autopsi dari pihak medis,jelasnya. Korban yang diketahui bekerja disalah satu instansi Dinas Pekerjaan Umum dibidang Tata kota ini dikenal baik dan ramah, namun rumitnya persoalan yang melilit dirinya mengakibatkan korban tidak mampu berpikir panjang, ditambah lagi beberapa hari yang lalu diketahui digugat cerai oleh istrinya.
“Sebelum korban meninggal dunia, sempat juga saya menasehati agar berkepala dingin menghadapi permasalahan dalam rumah tangga, apalagi kamu mempunyai empat orang anak yang harus kamu biayai hidupnya, namun korban juga mengatakan kepada saya sungguh sangat malu berkelahi atau cekcok sama istri dan saya harus keluar dari rumah ini katanya korban kepada saya,”ungkap Muji burahman yang merupakan kepala lingkungan setempat saat di temui media ini dikediamannya.
Mujiburrahman juga menuturkan bahwa, pada hari Kamis minggu yang lalu sempat juga korban melewati rumahnya dan korban dipanggil masuk kerumah, setibanya korban masuk kedalam rumah, ia menasehati agar jangan terlalu kaget melihat surat cerai yang dikasih oleh istrinya, karna ini surat cerai dibawah tangan katanya ke korban dan saat itu korban menerima baik nasehat kepala lingkungan tersebut,
“Namun saya juga kaget bahwa dia sudah meninggal dunia dan sempat juga pada tahun 2013 pada saat itu istrinya mau berangkat ke Saudi, sang korban hendak bunuh diri, namun anaknya yang melihat menggagalkan upaya tersebut dan menasehati,” tuturnya.(BC)

