oleh

Menanti Gebrakan Nahkoda Baru, Mohan Roliskana Ketua DPD 1 Golkar NTB

banner 300500

Oleh Dian Asmara Desa, Kader Partai Golongan Karya (Golkar) , Kecamatan Montong Gading.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.idTerjawab sudah siapa yang akan menahkodai partai Golkar Nusa Tenggara Barat dengan terpilihnya H. Mohan Roliskana sebagai ketua DPD 1 partai Golkar provinsi Nusa Tenggara Barat masa bakti 2021-2026 hasil musda yang dihelat tanggal 2-3 maret 2021 di mataram secara aklamasi.

Terlepas dari pro dan kontra hasil musda partai golkar tersebut, menarik kita tunggu langkah strategis yang akan diambil Mohan diawal kepemimpinannya. Tentunya  yang akan dikerjakan terlebih dahulu menyusun struktur kepengurusan posisi sekretaris menjadi posisi paling seksi dan menjadi sorotan publik.

Beragam spekulasi muncul dan menyebut beberapa nama seperti H. Daeng paelori, isvi, L. Satriawandi dan H. Misbah maklum nama tersebut merupakan sosok beken kader partai yang memiliki pengaruh kuat di partai golkar saat ini.,”Semoga saja ketua terpilih bisa memilih secara objektif siapa yang akan menjadi sekretaris mendampinginya  dalam memimpin partai beringin di NTB. Tentunya sikap objektif siapa yang layak jadi sekretaris harus menjadi dasar pemikiran bukan balas jasa kepada siapa yang paling berjasa dibelakang layar membawa wali kota mataram tersebut menduduki posisi ketua.

Dengan terpilihnya Mohan sebagai ketua secara aklamasi jelas tidak ada friksi tanpa harus melihat dinamika pra musda. Konsolidasi perlu juga menjadi agenda utama untuk soliditas partai tanpa kompromi kompromi politik yang bisa menggantung posisi ketua dalam mengambil keputusan, karena setiap suksesi diharapkan membawa perubahan kearah yang lebih baik. Selain posisi sekretaris perombakan komposisi fraksi biasanya akan terjadi setelah komposisi kepengurusan terbentuk posisi ketua DPRD propinsi NTB akankah berubah.,”Entah kita lihat saja nanti tetapi dengan bahasa penyegaran semua bisa berubah tergantung sang nahkoda disinilah sang ketua terpilih akan teruji diawal kepemimpinan.

Setelah kepengurusan DPD 1 terbentuk sesuai hasil musda diberi waktu 30 hari setelah musda kalau penulis tidak keliru agenda selanjutnya musda DPD II kabupaten/Kota karena banyak ketua ketua DPD II akan berakhir masa jabatan di bulan Agustus nanti termasuk di kabupaten Lombok Timur. Secara sepoi sepoi mulai terdengar nama nama yang akan mecoba peruntungan menjadi ketua DPD II Kabupaten Lombok Timur tetapi penulis tidak berani berspekulasi terlalu dini kita amati saja dulu. Akan tetapi penulis berharap walau selera partai saat ini dalam memilih ketua partai di tingkat daerah baik provinsi maupun kabupaten secara aklamasi tanpa harus menciderai rasa demokrasi. Suara arus bawah juga harus menjadi salah satu pertimbangan dalam mengambil keputusan.

Kabupaten Lombok Timur terdiri dari 21 kecamatan tentunya secara normal akan ada 21 Pimpinan Kecamatan yang memiliki hak suara dan hak bersuara dalam memilih Ketua DPD II Ditambah suara AMPG, Dewan pendiri dan didirikan. Kalau boleh menarik kesimpulan pekerjaan rumah  sang Nahkoda Baru H. Mohan Roliskana masih banyak yang harus diselesaikan., “Semua kader Patai Golkar di NTB tentu berharap setiap estafet kepemimpinan akan selalu membawa perubahan yang lebih baik bagi kemajuan partai. (Cr-wenk).