oleh

318 Mahasiswa IAI Hamzanwadi NW Lotim Dikukuhkan Jadi Sarjana

banner 300500

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- AIH NW Lotim Gelar Yudisium ke 24, Kukuhkan 318 Mahasiswa Jadi Sarjana
Lombok Timur SR – Sebanyak 318 Mahasiswa Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur dikukuhkan menjadi Strata Satu (S1) dari tiga fakultas yakni Fakultas Tarbiyah, Syariah dan Dakwah, pada Yudisium ke 24, di Auditorium Majlis Dakwah Hamzanwadi II, Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani, Senin, (13/12).

Adapun penyebaran peserta yudisium adalah dari Fakultas Tarbiyah, dengan 3 Program Studi yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 132 orang, PGMI, 33 orang dan Pendidikan Bahasa Arab sebanyak 46 orang. Untuk Fakultas Syariah dengan 2 Prodi yaitu Prodi Mu’amalah sebanyak 35 orang dan Prodi Ahwal Syakhsiyah sebanyak 31 orang dan dari Fakultas Dakwah, Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) sebanyak 41 orang.

Pengukuhan para sarjana ini tercantum dalam SK Dekan ke tiga fakultas tersebut yang dibacakan Wakil Dekan I masing-masing fakultas. Setelah dibacakan SK Yudisium, Rektor IAIH NW Lotim TGKH Lalu Gde Muhammad Zainuddin Atsani, M.Pd.I, meyudisium mahasiswa IAIH NW Lotim sebanyak 318 orang sebagai sarjana Strata Satu (S1).

Dalam pidatonya, Rektor IAIH NW Lotim mengaku bersyukur dan apresiasi atas terlaksananya yudisium ke 24 ini kendati dalam kondisi cuaca yang tidak menentu dan pandemi covid-19.

“Dengan telah diyudisiumnya kalian sekarang ini, maka secara otomatis kalian berhak menyandang gelar S1 sesuai dengan program studi. Semoga dengan menyandang status baru ini, kalian bisa bermanfaat untuk agama, nusa bangsa dan Nahdlatul Wathan,” harapnya.

Rektor juga memberikan penghargaan kepada para yudisium dari 3 fakuktas yaitu dari Fakuktas Syariah, Habiburraman SH, Fakuktas Tarbiyah, Iin Dwi Ayu Mardiana, S.Pd., dan Fakultas Dakwah atas nama, Muhammad Syahidin, S.Sos.

“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi atas prestasi yang diraih selama belajar di IAIH NW Lotim, ” ucap Rektor.

Ketua Panitia Yudisium, Abdul Khabir dalam laporannya, mengatakan pelaksanaan yudisium sebagai tanda berakhirnya belajar mahasiswa di kampus setelah mengikuti proses yang begitu panjang dan berliku.

“Namun yang paling penting adalah memulainya kehidupan baru di tengah masyarakat setelah mendapatkan berbagai ilmu selama belajar kurang lebih 4 tahun di IAIH NW Lotim,”‘ tandasnya.

Adapun tujuan yudisium dilaksanakan, lanjut Kabiro BAUK IAIH NW Lotim untuk mengukuhkan mahasiswa menjadi lulusan atau sarjana angkatan 24 IAIH NW Lotim.

Hadir dalam yudisium tersebut Ketua Yayasan Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani, Ummuna Hj St Raihanun Zainuddin Abdul Madjid, Civitas Akademika IAIH NW Lotim dan Masyaikhul Mahad DQH NW Anjani. (*)

BERITA TERKAIT