oleh

Sekda: Proses Pansel Sesuai Aturan, Kompetensi dan Kinerja Indikator Utama

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Lombok Timur (Lotim) pastikan jika proses seleksi jabatan tinggi pratama pada tiga OPD dijalankan oleh Tim Pansel sesuai aturan, indikator utamanya adalah kompetensi dan kinerja untuk mewujudkan profesionalitas dan birokasi yang merit system.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Sekda Lotim, H.M Juaini Taofik yang mendampingi Asisten Komisi Komisioner KASN, Jhon Ferianto ketika ditanyakan terkait proses tahapan seleksi jabatan tinggi pratama pada tiga OPD dijalankan secara semestinya berdasarkan acuan hukum oleh Tim Pansel.

“Terkait dengan Pansel kita sudah jelas, ada PP 11 Tahun 2017. Penyelenggara Pansel sudah dilimpahkan dari Bupati ke panitia Pansel. Tugasnya menyediakan pilihan masing-masing 3 orang di setiap kotak jabatan kepada pejabat pembina kepegawaian,” sebutnya, Kamis (19/11/2020).

Setelah Tim Pansel menjaring masing-masing tiga pendaftar pada setiap kotak jabatan yang diperebutkan, selanjutnya merupakan hak mutlak Bupati selaku pejabat pembina kepegawaian, sesuai dengan kebutuhan organisasi yang dipimpinnya, tapi tetap keputusan Bupati itu diawasi oleh KASN.

“Kalau sudah masuk tiga besar, itu menjadi hak prerogatif pejabat pembina kepegawaian. Asisten Komisi Komisioner KASN pusat juga memonitoring itu,” cetusnya.

Lebih jauh sambungnya, proses seleksi yang didasari oleh PP 11 Tahun 2017 tersebut bertujuan untuk mewujudkan jajaran birokrasi yang bercirikan merit system.

“Yang ingin saya sampaikan juga PP 11 Tahun 2017 ini mendorong kita dari spoilsystem ke merit system, dalam merit system ini tidak ada faktor X, semua boleh tentu dengan arah profesionalitas,” ulasnya.

Adapun tuturnya indikator utama dalam proses penjaringan yang masih berlangsung tetap mengedepankan dua hal, yaitu kompetensi dan kinerja untuk mendorong profesionalitas (Cr-Pin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKAIT