oleh

Arpusda Lotim Laksanakan Workshop untuk Genjot Percepatan Transformasi Perpustakaan

banner 300500

Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Lombok Timur melaksanakan workshop otomasi perpustakaan yang diikuti oleh tenaga kepustakaan SMP dan MTs di Lombok Timur, dengan tujuan untuk mempercepat tranformasi perkembangan perpustakaan.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kabid Perpustakaan, Amin Kutbi mengungkapkan, jika pelaksanaan kegiatan workshop yang bertemakan otomasi perpustakaan ini tetap mentaati protokol kesehatan.

“Perlu saya tegaskan terlebih dahulu, kegiatan ini dilakukan berstandar protokol Covid-19, semua peserta wajib menggunakan masker, dan terlebih dahulu dilakukan cek suhu,” kata Kutbi, Kamis (06/08/2020).

Lebih jauh Kutbi menerangkan, latar belakang dilakukannya workshop ini semata-mata merupakan bentuk implementasi dari UU No 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan yang bertujuan percepatan tranformasi layanan perpustakaan.

“Dasar melakukan workshop ini tentu amanat Undang-Undang Nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan, yang mengatakan layanan perpustakaan harus disesuaikan dengan perkembangan teknologi, sehingga mau tidak mau layanan perpustakaan harus bertranformasi dari manual ke sistem digital,”

Dirinya menambahkan, tujuan utama dari diadakannya workshop tersebut untuk meningkatkan kapasitas SDM dan kualitas layanan pengelola perpustakaan yang berbasis digital, terutama di sekolah

“Maksud dari kegiatan ini peserta diharapkan mampu untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, terutama yang dikelola di sekolah agar melalui sistem otomasi informasi perpustakaan digital, karena peserta hari ini dari perwakilan sekolah,” terangnya.

Workshop untuk Genjot Percepatan Transformasi Perpustakaan

Kutbi juga menjabarkan jika kegiatan workshop ini sudah dilakukan beberapa kali, seperti tahun lalu yang difokuskan pada kepala sekolah dan pengelola perpustakaan desa.

“Workshop ini sudah kami lakukan sebelumnya, tahun lalu kami lakukan juga, tapi fokusnya untuk pengambil keputusan yakni kepala sekolah dan pengelola perpustakaan desa, dengan tujuan agar mereka mengeluarkan kebijakan yang bersifat strategis untuk transformasi perpustakaan sekolah,” ulasnya.

Dirinya juga mengklaim, jika pelaksanaan workshop semacam ini sangat baik, karena menghasilkan output prestasi bagi Lombok Timur.

“Workshop ini sangat baik bagi perkembangan perpustakaan baik sekolah atau desa di Lombok Timur, contohnya tahun lalu perpustakaan Desa Rempung berhasil menjadi juara nasional dan alhamdulilah tahun ini perpustakaan Desa Mbung Kandong akan mewakili NTB di tingkat nasional,” tukasnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT