oleh

Progam KUR Diikuti 226 Peternak, Dinas Peternakan dan Keswan Lotim Optimis Jumlahnya Bertambah

Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ditujukan kepada para peternak di Lombok Timur (Lotim) sudah berjalan. Sejak dilaunchingnya program, sampai saat ini baru diterima oleh 226 peternak. Atas capaian itu Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lotim tetap optimis, jika penerimaan manfaat dari program ini akan terus bertambah, sebab program ini dirasa sangat bermanfaat untuk mengentaskan kemiskinan di kalangan peternak.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Achsan Nasirul Huda ketika dikonfirmasi terkait perkembangan program KUR bagi peternak mengungkapkan jika program yang baru bisa dilaunching bulan September itu sudah berjalan.

“Sebenarnya program ini mau dilaunching bulan Februari, tapi karena Covid semua itu direalokasi untuk penanganan Covid. Baru kemudian dilakukan bulan September, dan program ini sudah berjalan sekarang,” katanya, Kamis (15/10/2020).

Program KUR teresebut menurutnya ditujukan kepada 5 ribu lebih peternak. Adapun kisarannya 15 juta per peternak, dengan subsidi bunga dan asuransi dari Pemda Lotim sejumlah Rp. 5 milyar bagi seluruh penerima KUR.

“Program KUR untuk peternak ini dialokasikan Pemda 5 milyar dengan target program ini 5 ribu lebih peternak. Jumlah KUR itu 15 juta untuk penggemukan, bunganya 6 persen tapi ditanggung oleh Pemda berserta asuransinya,” paparnya.

Achsan menjelaskan, fokus dari dana KUR ini adalah untuk penggemukan ternak (sapi), sebab sifatnya lebih produktif dan komersial. Selain itu tidak memerlukan waktu lama, sehingga cepat bisa dijual oleh peternak, dan pembayaran pokok dari dana KUR lebih cepat dilakukan.

“Biasanya kalo penggemukan sapi jantan yang sifatnya komersil tidak sampai 6 bulan penggemukannya. Dijual sapinya, beli lagi. Yang penting per tahun itu dibayar pokoknya saja oleh peternak yang 15 juta tadi itu,” ucapnya.

Saat ini terang Achsan, sejak dilaksanakannya launching program ini pada bulan yang lalu telah diterima oleh 226 peternak, berdasarkan hasil verifikasi pihaknya dan perbankan. “Setelah dilaunching yang ikut program ini satu ribuan orang, tapi yang lolos verifikasi dan sudah terealisasi 226 peternak sebagai debitur,” urainya.

Atas capaian itu, Achsan tetap optimis jika jumlah penerima dana KUR ini akan bertambah sampai akhir tahun anggaran. Ia pun juga optimis program ini akan terus berlanjut di anggaran tahun depan, karena program ini menurutnya baik untuk mengentaskan kemiskinan.

“Jumlah itu bisa lebih sampai akhir tahun anggaran, tapi tetap berdasar hasil verifikasi pihak perbankan. Di tahun anggaran depan kita optimis, karena program ini sangat bagus untuk peningkatan kesejahteraan peternak, karena rata-rata per peternak bisa mendapat 700 ribu keuntungan per bulan,” ungkapnya. (Cr-Pin)