oleh

Pokdarwis Jerowaru Bay, Pionir Konsep Pariwisata Kawasan di Bagian Selatan

Kecamatan Jerowaru laik dilekatkan surga bagi para wisatawan. Di wilayah ini tersaji potensi, namun kurang terintegrasi. Atas realita ini hadir Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jerowaru Bay, wadah para pemuda kreatif Kecamatan Jerowaru yang menawarkan konsep pengembangan pariwisata kawasan terintegrasi dengan basis kolaborasi dan partisipasi.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kawasan selatan Lombok Timur tidak pernah ada habisnya. Kawasan ini adalah surga para wisatawan, bentang alamnya lengkap, menyajikan eksotisme yang seolah tiada banding.

Semua itu dapat dilihat di Kecamatan Jerowaru. Siapa sangka wilayah yang dikenal rentan mengalami krisis air dan kekeringan. Tapi ternyata dibalik itu, Tuhan telah melukis darat dan lautnya begitu indah, seolah tidak bisa dijelaskan oleh kata.

Menyadari potensi itu, sekelompok pemuda Jerowaru yang tidak rela berpangku tangan dan tinggal diam, atas kesadarannya bersama bangkit membentuk wadah konstruktif. Wadah itu mereka namakan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jerowaru Bay.

Awalnya Jerowaru Bay merupakan Kelompok Sadar Wisata yang mencakup Desa Jerowaru. Tetapi dengan melihat potensi-potensi wisata yang ada di Kecamatan Jerowaru, maka Jerowaru Bay melakukan ekspansi dengan menggandeng pemuda-pemuda di Kecamatan Jerowaru yang berada pada zona wisata untuk membentuk kelompok sadar wisata dengan mencakup masing-masing setiap desa yang memiliki potensi wisata.

Abdul Hayyi, selaku Sekretaris dari Pokdarwis Jerowaru Bay menyatakan tujuan dibentuknya wadah ini adalah untuk mempermudah koordinasi dan memperbanyak ruang temu pemuda untuk mendalami konsep pengembangan pariwisata di Kecamatan Jerowaru.

“Tujuan dari ekspansi yang dilakukan oleh Pokdarwis Jerowaru Bay adalah untuk mempermudah garis koordinasi. Namun hal yang paling fundamental adalah untuk mengedukasi pemuda-pemuda dan masyarakat Kecamatan Jerowaru untuk lebih peduli terhadap potensi wisata di desanya masing-masing,” katanya, Jum’at (25/09/2020).

Lebih lanjut, Hayyi menjelaskan di Kecamatan Jerowaru memiliki destinasi wisata yang komplit. Mulai dari wisata Budaya, Agro dan Bahari, dan itu tersebar di seluruh wilayah Kecamatan Jerowaru.

“Potensi wisata di Kecamatan Jerowaru ini sangat komplit, mulai dari wisata budaya, wisata ekowisata dan bahari, dan itu tersebar di semua desa,” terangnya.

Ia lanjut menerangkan lokasi objek wisata itu, sekaligus menjabarkan peta lokasi wisata di Kecamatan Jerowaru dengan rinci.

“Objek wisata budaya kita di Kecamatan Jerowaru ada di Desa Jerowaru, Dusun Jerowaru Timuq si sana ada Bale Beleq, lalu wisata agro terletak di Desa Jerowaru, Dusun Pelambik di sana ada perkebunan Semangka dan di Desa Ekas ada perkebunan Jeruk,” jelasnya.

Selanjutnya Hayyi menjelaskan objek wisata bahari di Kecamatan Jerowaru

“Wisata bahari terletak di Kecamatan Jerowaru itu ada di Desa Jerowaru tepatnya Dusun Jor, Dusun Telong-elong, Dusun Tutuq, di Desa Ekas Buana, Dusun Ekas, Dusun Sungkun, Dusun Lendang Terak, Dusun Batu Dagon, Desa Kuang Rundun, Dusun Tabuan, Desa Seriwe, Dusun Semerang, Dusun Kaliantan, Dusun Sengkelok, Dusun Seriwe, Dusun Setapok, Desa Sekaroh, Dusun Ujung Ketangge, Dusun Telone, Dusun Transmigrasi, Dusun Telok Dalem, Dusun Sunut, Desa Paremas, Dusun Peremas, Dusun Keranji, Dusun Gili Re, Dusun Gili Beleq,” imbuhnya.

Ditanyakan mengenai aktifitas wisata bahari yang berkembang dan secara intensif berjalan, Hayyi menyebut beberapa destinasi.

“Aktifitas wisata bahari di Kecamatan Jerowaru yang sudah berjalan selama ini ada di
Desa Ekas, di sana ada surfing, snorkling dan diving. Ada juga di Desa Kuang Rundun di situ ada Kite Surfing, Diving, kemudian di Desa Desa Sekaroh, di Sekaroh ada Snorkling dan Kano,” paparnya.

Sajian relief budaya dan landskap alam Kecamatan Jerowaru yang dipastikan memanjakan mata para wisatawan itu belumlah sampai di sana. Ternyata ada juga wisata kuliner khas Sasak pesisir yang siap memanjakan lidah para wisatawan tatkala melepas lelah.

“Selain wisata bahari, agro dan budaya kita di Kecamatan Jerowaru juga memiliki destinasi wisata kuliner. Wisata kuliner ini ada di Desa Jerowaru, tepatnya di Dusun Jor di sana ada produksi terasi udang rebon (ebi), keripik rumput laut, jeli rumput laut. Kemudian di Desa Pemongkong, tepatnya di Dusun Ujung, di dusun ini ada bakso kepiting dan keripik cangkang kepiting. Kemudian yang terakhir terletak sentra kuliner kita ada di Desa Paremas yaitu olahan SeaFood yang disajikan di lesehan terapung,” jelasnya.

Aneka objek dan destinasi pariwisata yang memanjakan wisatawan di Kecamatan Jerowaru itu dilengkapi juga dengan tersedianya fasilitas berupa hotel dan penginapan bagi wisatawan mancanegara atau luar daerah.

Semua lengkap memanjakan para wisatawan!

“Di Kecamatan Jerowaru ini juga kita lengkap prasarana wisatanya, ada penginapan berupa homestay dan hotel. Itu ada di Desa Ekas Buana, ada Ekas Sunset, Ekas Break, Ekas Garden, Heaven on The Planet, Innit Hotel, Tira Villa, AQH Bungallow, Panorama Cottage, Ekas Surfer, Juglo Bungallow. Lalu ada di Desa Seriwe, disitunafa Gallery Hotel, Layang-layang Resort, Kaliantan Paradise dan satu lagi di Desa Sekaroh yakni bJeeva Beloam,” tuturnya.

Setelah menjelaskan potensi yang kepariwisataan Kecamatan Jerowaru, Hayyi berharap semua elemen bersatu padu untuk mewujudkan visi Pokdarwis Jerowaru Bay untuk merealisasikan kawasan pariwisata yang terintegrasi satu dengan yang lain.

“Kami tentu berharap kepada semuanya, kepada masyarakat Kecamatan Jerowaru, terutama pemuda, pengelola dan pengembang wisata, tentu juga pemerintah dari desa sampai pusat, mari kita bersinergi dalam membangun kepariwisataan kawasan Jerowaru ini. Libatkan masyarakat secara terintegratif, karena pariwisata yang baik adalah yang dibangun dari kebersamaan dan memiliki nilai pemberdayaan masyarakat kawasan,” tuturnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT