oleh

PBNW Menolak RUU HIP, Pancasila adalah Amanah Maulana

Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) mengeluarkan maklumat tentang penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Hubungan Ideologi Pancasila.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Dalam maklumat nomor: 029/PBNW_XIV/VI/2020 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PBNW, RTGB. KH. Lalu Gde Zainuddin Atsani dan Sekjen, Prof. DR. TGH. Fahrurrozi Dahlan, MA itu, sangat jelas sikap tegas PBNW untuk menolak RUU HIP.

Secara gamblang, RUU HIP menurut PBNW bertentangan dengan nilai luhur Pancasila dan konstitusi UUD 1945, lalu RUU HIP juga dinilai bentuk pengkhianatan terhadap Pancasila dan nilai-nilai kemanusiaan yang beradab.

Selain itu dalam keterangannya, RUU HIP berpotensi untuk mengakibat disintegrasi bangsa serta RUU HIP dinilai telah merubah dasar negara Pancasila, menjadi Trisila yang selanjutnya menjadi Ekasila, demikian empat hal yang dianggap berbahaya oleh PBNW dalam rilisnya.

Atas sikap penolakan tersebut, PBNW mengimbau pemerintah untuk segera membatalkan RUU HIP, dan jika tidak direspon, maka PBNW mengancam akan menjadi garda terdepan untuk membela Pancasila yang telah final.

“Kami Pengurus Besar Nahdlatul Wathan dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan di seluruh Indonesia akan menjadi garda terdepan untuk membela Pancasila yang sudah menjadi amanah pendiri NWDI, NBDI Pahlawan Nasional, Al Magfurullah Maulana Syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid,” tegas PBNW. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT