oleh

Meski Dalam Situasi Covid-19, UKM Tolak Tenggelam

banner 300500

Pemerintah terus melakukan pemberdayaan terhadap UKM yakni menumbuh kembangkan kemampuan UKM yang tangguh dan mandiri, meningkatkan peran UKM dalam pembangunan daerah, bahkan dalam Program JPS.

MATARAM, Corongrakyat. Co. Id-Melalui live atau siaran langsung tadi pagi, TVRI NTB (studio II) sekitar pukul 09.00 – 10.00 wita mengundang tiga narasumber untuk menggelar dialog terkait dengan kondisi UKM di Masa Pandemi Covid-19. Tema yang diangkat adalah “UKM Tolak Tenggelam”. 28/07/2020

Tiga narasumber diantaranya Sekretaris Dinas Koperasi UKM NTB Drs.H.Muksin,MM, Ketua Perwira NTB (Perkumpulan Perempuan Wirausaha) Rohainiah Suherman dan seorang pengusaha asal Lombok yang bermukim di Australia Lalu Suhayatman serta Host TVRI NTB Chairul Anwar. Dalam dialog yang berlangsung 1 jam ini , ada beberapa point yang hangat didiskusikan salah satu diantaranya adalah masalah kebijakan pemerintah daerah terkait dengan Balai Kemasahan. Ketua Perwira NTB Rohainiah menyoroti Pengurusan kemasan produk yang ribet dan tergolong mahal.

Menanggapi hal tersebut Sekdis Diskop UKM NTB H.Muksin mengatakan bahwa yang namanya kebijakan pemerintah tidak ada yang memberatkan, akan tetapi dengan kebijakan ini bagaimana pemerintah menolong UKM agar bisa maju,tumbuh dan berkembang sehingga ekonomi di NTB khususnya dan Indonesia pada umumnya bisa tumbuh dan meningkat atau paling tidak mampu bertahan di masa pandemic Covid -19 Era New Normal.

Lebih jauh H.Muksin menjelaskan bahwa pemerintah terus melakukan pemberdayaan terhadap UKM yakni menumbuh kembangkan kemampuan UKM yang tangguh dan mandiri, meningkatkan peran UKM dalam pembangunan daerah, bahkan dalam Program JPS (Jaring pengaman Sosial) Gemilang tahun 2020 pemerintah mengajak 4673 lebih UKM bermitra dalam penyiapan produknya dalam mewujudkan program JPS Gemilang untuk membantu ekonomi masyarakat dalam menghadapi Covid-19.

Selain itu kata H.Muksin, adanya program stimulus yakni perkuatan dalam membantu peralatan UKM, permodalan, Wisata halal melalui sertifikasi halal salah satunya dalam menghadapi moto GP di Mandalika.
“saat Moto GP nanti,UKM sudah siap dengan label halal, karna ini event internasioal, banyak dari negara-negara lain akan datang dan tidak akan ragu dengan produk UKM kita karna sudah tercantum label halal”. Ujar H.Muksin

Terakhir Kata Muksin adalah bagaimana memberikan informasi kepada masyarakat mengenai produk UKM NTB sehingga nanti akan dibuatkan semacam direktori UKM.(Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *