oleh

Jenazah PMI Akhirnya Dipulangkan, Setelah Baznas dan Pemda Lotim Biayai Pemulangan

Jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) Lombok Timur (Lotim) yang sempat tertahan, akhirnya hari dipulangkan, setelah Baznas dan Pemda Lotim tanggung biaya pemulangan

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Pemulangan jenazah PMI Lotim, atas nama M. Syafi’i Yani akhirnya hari ini dipulangkan. Kepastian ini didapatkan setelah seluruh biaya pemulangan ditanggung oleh Baznas dan Pemda Lotim.

Seperti diketahui sebelumnya, biaya pemulangan jenazah almarhum sejumlah Rp. 20,5 juta. Dana tersebut bersumber dari Baznas Rp. 10 juta dan dari Pemda Lotim Rp. 10,5 juta.

Selanjutnya biaya pemulangan tersebut oleh Baznas disalurkan kepada Disnaker Lotim, yang selanjutnya dititipkan kepada SBMI Lotim, kemudian ditransfer langsung ke pengurus SBMI Pontianak, yang mengurus keperluan administrasi dan proses pemulangan jenazah Almarhum Syafi’i.

“Kami sudah terima uang dari Disnaker tadi sejumlah dua puluh juta lima ratus ribu, kami sudah komunikasi dan telah kami transfer ke Pak Martin selaku pengurus SBMI Pontianak,” kata Usman.

Dirinya melanjutkan, semua proses pemulangan seluruhnya dilakukan oleh SBMI Pontianak, sampai pemberangkatan yang direncanakan Pukul 16:00 WIB.

“Semua proses langsung dikawal oleh SBMI Pontianak, hari ini jam empat sore waktu setempat jenazah akan diterbangkan pulang,” imbuhnya.

Wakil Ketua ll Baznas Lotim, Bidang Pendistribusian, L. Muhir yang dikonfirmasi media ini membenarkan hal itu dan berharap keluarga almarhum dapat tenang dan ikhlas menerima musibah ini.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan ikhlas, tetap tenang, semua ada hikmahnya, semoga proses pemulangan lancar dan berlangsung tanpa kendala,” ucapnya.

Atas kejadian ini, Kabid Ketenagakerjaan, Disnaker Lotim, Hirsan mengungkapkan, semoga kejadian tersebut dapat dijadikan pembelajaran, dan menghimbau masyarakat yang berencana menjadi PMI untuk melalui jalur yang legal.

“Semoga ini kejadian untuk terakhir kalinya, kami berharap musibah ini dapat jadi pelajaran kita semua, kami mengimbau juga kepada masyarakat, apabila berencana bekerja ke luar negeri agar supaya melalui jalur resmi, agar pemerintah mudah menangani jika terjadi masalah seperti ini,” katanya.

Sementara istri almarhum, Jami’atul yang dihubungi oleh media ini mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah membantu pemulangan jenazah almarhum suaminya.

“Saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada pemerintah, Baznas dan semua pihak, saya tidak bisa berkata apa-apa, cukup Allah yang membalas semuanya,” tutupnya sembari menangis. (Cr-Pin)