oleh

DPK Lotim Giatkan Program Tertinggal di Kwartal IV, Optimis Berprestasi di Tahun 2021

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Lombok Timur (Lotim) terus berupaya keras melanjutkan program tertinggal di kwartal keempat. Terlepas dari itu DPK Lotim tetap optimis jika di tahun 2021 akan meraih capaian-capaian yang prestatif.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kepala DPK Lotim, H. Marwan menyatakan jika pihaknya terus berupaya maksimal menjalankan program, tapi karena adanya Pandemi Covid-19, maka terdapat dua program yang tidak maksimal.

“Memang pada dasarnya semua program bisa kita laksanakan, tapi karena ada Covid-19 dengan spontan ada program yang tidak bisa terlaksana seperti program perpustakaan keliling, lalu program Bergembira karena ini mengundang kerumunan, tapi sekarang sudah ada lampu hijau untuk itu dengan menerapkan protokol kesehatan,” katanya (21/10/2020).

Melihat kurangnya kunjungan perpustakaan yang diakibatkan oleh Pandemi Covid-19, pihaknya di DPK Lotim melakukan beberapa inovasi, guna menjaga budaya literasi masyarakat.

“Bahkan ditengah pandemi ini kita lakukan terobosan dengan memberi layanan pinjam buku melalui WhatsApp, kita anter sampai rumah secara sukarela, tapi ini hanya di sekitaran kota,” ujarnya.

Marwan menegaskan memasuki kwartal keempat tahun ini pihaknya terus melakukan optimalisasi program, agar tidak menjadi beban pada tahun berikutnya.

“Sekarang bagaimana kita menggenjot progam tertinggal. Di 2021 kita akan betul-betul memacu program-program yang sudah kita canangkan,” tegasnya.

Ditanyakan terkait usulan anggaran di tahun 2021, Marwan menjawab ringkas, “kita tetap pada standar program, cuma ada beberapa inovasi baru untuk perpustakaan,” cetusnya.

Terlepas dari itu, pihaknya mengaku akan terus berupaya maksimal, salah satunya dalam mempersiapkan lomba perpustakaan desa tingkat nasional di 2021 mendatang. Bahkan Ia mengatakan sudah ada 3 desa yang potensial menjadi delegasi Lotim dan NTB pada pagelaran itu.

“Alhamdulillah kita juara 3 nasional dengan Perpustakaan Desa Embung Kandong, memang kita sudah menjajaki di semua desa yang 254. Sudah ada pentolan, sudah ada tiga desa yang akan menjadi harapan kita di 2021”

“Tiga desa itu cukup potensial untuk mengikuti jejak Perpustakaan Desa Embung Kandong dan Rempung,” tutupnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT