oleh

Bimas Islam “Kementerian Agama Lotim Tidak Pernah Melangsungkan Pernikahan Dibawah Umur”

-Religi-166 views

 

H. Abdul Hanan, Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kab. Lotim

Lombok Timur. CR – H. Abdul Hanan, katakan kami yang ada di Kementerian Agama (Kemenag) Lotim, tidak pernah menerima pernikahan usia muda, tidak pernah melaksanakan pernikahan dibawah umur di Kantor Urusan Agama (KUA).

Kenapa demikian karena kita memiliki rujukan, pernikahan akan dilaksanakan oleh Petugas KUA apabila usia Calon Pengantin (Catin) bagi laki-laki itu berusia 19 Tahun dan perempuan itu 16 Tahun, kalau kemudian ada ditemukan dibawah usia seperti yang dimaksud sudah pasti itu tidak akan diterima oleh kepala KUA selaku leading sektor yang melakukan pencatatan.

Lanjut Hanan, Terkecuali apabila ada dipensasi dari pengadilan agama maka pernikahan usia Dini itu bisa dilaksanakan.Meski demikian selama belum ada dipensasi dari pengadilan, seluruh kepala KUA yang ada di Kecamatan, Kabupaten Lombok Timur (Kab. Lotim) tidak akan pernah berani untuk melakukan pernikahan.

“Kaitan dengan hal tersebut kemudian Kami dari Bimas Islam dalam per tri wulan intens  turun melakukan monitoring, melakukan pemeriksaan terhadap berkas-berkas pernikahan kaitan berapa buku nikah yang diambil dan berapa buku nikah yang terpakai dan berapa sisa. Dan Terhadap buku nikah yang sudah terpakai kami juga meminta kepada KUA untuk dapat menunjukan apakah pernikahan yang dilakukan sudah sesuai dengan aturan yang ada atau tidak”

Selama ini Kemenag belum melihat adanya pernikahan dibawah umur, sehingga di katakan KUA yang ada tidak pernah sepertinya menerima persyaratan pernikahan dibawah umur kecuali kalau ada Despinsasi dari pengadilan, terkait dengan itu diakui ada namun jumlahnya tidak diketahui.

Selain itu Kementerian Agama juga terus memberikan sosialisasi tentang penundaan usia nikah kepada pasangan yang belum memasuki usia ideal, melalui penyuluh pada setiap acara pernikahan

“Menikah dibawah umur itu memberikan dampak yang cukup besar terutama pada sisi kesehatan, dan kenapa saat ini banyak terjadi perceraian faktor utamanya karena menikah di usia muda.

“Maka atas dasar itu kita berharap semoga sosialisasi yang kita sampaikan melalui semua pihak yang ada di Kementerian Agama terhadap usia pernikahan dibawah umur tidak terdengar lagi, sehingga angka perceraian juga bisa menurun di Kab. Lotim ini” harapnya.  (Ari)