oleh

Bersama Pemdes Sukadana, Kabid Logistik BPBD Lotim Santuni Anak Yatim

banner 300500

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur menghadiri acara sanatunan bagi masyarakat lansia, sakit menahun dan anak yatim, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Sukadana.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id – Sebagai bentuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat di Desanya, Pemerintah Desa Sukadana, Kecamatan Terara, kabupaten Lombok Timur memanfaatkan tanah milik Desa dikelola sendiri dengan menanami padi dan jagung, kemudaian hasilnya dibagikan ke masyarakat sebagai wujud nyata mengentaskan kemisinan di Desa. Seperti kegiatan yang dilakukannya pada¬† hari juma’at 11/08/2020 yaitu pembagian beras kepada Lansia dan masyarakat yang tidak mampu sekaligus acara launching santunan anak yatim.

Hadir dalam acara tersebut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lombok Timur  Iwan Setiawan, Kades Sukadana dan ratusan masyarakat setempat yang terdiri dari lansia, masyarakat sakit menahun dan anak yatim piatu yang bertempat di Lumbung Desa Sukadana.

Kades Sukadana lalu Diraksa menuturkan, kegiatan yang berlangsung adalah membagikan hasil pertanian dari tanah milik Desa untuk warga lansia, warga kurang mampu dan santunan anak yatim sebanyak 90 orang berupa beras dan sejumlah uang.

” Selain itu juga kami dari pemerintah Desa memberikan 10 kilo beras perbulan kepada warga yang rajin menyapu di pinggir jalan. Sehingga sepanjang jalan tetap kelihatan bersih,” ujarnya.

Dijelaskan Lalu Diraksa bahwa tanah milik Desa yang di tanami padi bisa menghasilkan gabah kering  50 ton pertahun. Sehingga kedepannya dirinya juga akan memberikan beras dari hasil panennya kepada guru ngaji.

“Nantinya bukan hanya lansia dan anak yatim, guru ngaji juga insyaallah akan diberikan. Yang kami sentuh untuk sementara ini anak yatim, lansia dan warga yang sering sakit. Hari ini juga kami launching santunan anak yatim yang kami harapankan akan berkelanjutan,” Tungkasnya.

Masih kata Diraksa mata pencaharian rata-rata warga nya adalah buruh, petani  dan ternak  sehingga dirinya juga galakkan untuk pertanian. Dibuktikan dengan penanaman jagung seluas 6 hektare yang sebelumnya sudah ditanami padi. Dijelaskanya Pula bahwa program memanfaatkan tanah Desa ini di mulai dari 2019 setalah di sewakan oleh kepala Desa sebelum dirinya menjabat.

“Tentu masyarkat sangat-sangat bersyukur dan merasa tertolong selama kami memberikan bantuan seperti ini, karena banyak masyarakat kita yang betul-betul tidak mampu mencari nafkah. ada yang sudah tua, ditinggal merantau sama anaknya, itu yang kami usahakan sehingga allahmdulillah masyarkat kami tidak ada yang tidak makan. 

 Kedepannya Dirinya berharap jika nanti  berhasil panen jagung, rencana nya akan di jual dan  hasilnya nanti akan digunakan untuk membeli sapi dengan membuatkan masyarakat kandang kolektif  dan perkelompok akan diberikan satu sapi.

“Terahir kami sampaikan terimkasih kepada kabid BPBD Lombok Timur yang telah meluangkan waktunya untuk hadir pada acara kami dan memberikan tambahan sumbangan kepada anak yatim di Desa. Semoga apa yang kami harapkan bisa terlaksana dan mendapatkan dukungan dari masyarakat dan pemerintah kabupaten,” Harapnya.

Sementara itu Kabdi Kedaruratan dan Logistik BPBD Lombok Timur, Iwan Setiwan dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan mengapresiasi gebrakan  mulia yang dilakukan oleh kades Sukadana.

” Kami dari perwakilan pemerintah daerah kabupaten Lombok Timur melaluai BPPD merasa terharu. Apalagi yang diberikan santunan pada hari ini adalah anak yatim dankaum mustadafin yang sudah jelas merupakan perbuatan mulia di sisi Allah SWT,” Ucapnya.

Iwan yang juga merupakan sekertaris HKTI NTB itu mengatakan, Islam sangat memuliakan anak yatim. Bahkan tercatat ada 22 ayat tentang anak yatim dalam Alquran. Menanggung anak yatim berarti mengurusi segala keperluan hidup, mengasuh, mendidik, dan menyantuni. Dirinya juga mengatakan bahwa kondisi yang terjadi di desa Sukadana akan disampaikan ke pimpinan daerah.

Selain hadir sebagai Pembuka acara. Dirinya juga memberikan sumbangan dana yang diharapkan bisa menambah jumlah santunan yang akan diberikan pemerintah Desa Sukadana meskipun jumlahnya tidak dalam jumlah yang besar.

“Semoga kedepannya kami bisa memberikan sumbangan lagi karena dari awal kami mengira acaranya tidak akan seperti ini,” Imbuhnya.

Lebih jauh Iwan berharap apa yang dilakukan Pemdes Sukadana ini bisa mejadi cermin bagi Desa-Desa yang lain. Memanfaatakan Aset Desa yang ada sebagai ikhtiar bersama dalam mensejahterakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan di Desa. (Cr-Wenk).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *