oleh

ASN Lotim Diharapkan Tidak Berpolitik dan Tetap Solid Wujudkan Visi dan Misi Bupati

Wakil Ketua DPRD Lotim menanggapi adanya dugaan oknum ASN yang mengkampanyekan diri guna kepentingan kontestasi politik mendatang. Pesannya, seyogyanya semua ASN di lingkup Pemda Lotim untuk tetap solid dan konsolidatif agar visi dan misi pemerintahan yang berjalan tercapai.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Tersitanya konsentrasi publik akhir-akhir ini tentang desas-desus adanya oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang secara terang-terangan atau samar-samar mengkampanyekan diri untuk kontestasi pagelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang ditanggapi oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur (Lotim), H. Daeng Paelori.

Wakil Ketua DPRD Lotim dari Fraksi Golkar itu menyatakan setiap ASN yang terindikasi melakukan hal dimaksud seyogyanya untuk berkonsentrasi terhadap peran dan fungsinya sesuai dengan etika dan aturan yang ada, terlebih apabila ASN itu memiliki tugas yang strategis.

“Intinya ASN itu jelas punya fungsi dan tugas, mereka harus berkonsentrasi terhadap tugas-tugas yang telah diberikan oleh pimpinan kepada mereka,” kata sosok yang juga merupakan Ketua DPD Partai Golkar Lotim itu, Rabu (20/01/2021).

Daeng melanjutkan, saat ini banyak informasi beredar tentang tindakan-tindakan yang mengundang sensitivitas khalayak ramai dan itu mengarah pada sosok Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, tapi menurutnya selama sikap itu belum disampaikan secara langsung oleh yang bersangkutan maka hal tersebut bukan merupakan suatu soal.

“Misal hari ini banyak orang yang berbicara tentang kapasitas sekda. Tapi apakah ia, kita kan belum tahu, apakah dia menyatakan maju atau tidak. Saya kira yang menyatakan diri dari sekarang untuk berkontestasi itu yang tidak boleh,” tegasnya.

Apalagi sambungya, terdapat praktek-praktek semacam itu yang kemudian menggunakan fasilitas negara yang melekat pada diri oknum tersebut dalam aktivitas politiknya maka mutlak harus ditindak.

“Kalau mereka menggunakan fasilitas itu, maka mereka melakukan pelanggaran, maka itu bisa ditindak. Saya rasa itu harus dihentikan, karena kapasitasnya selaku ASN dan ada yang memiliki tugas untuk menertibkan dia. Kita punya BKPSDM yang menertibkan dia. Kita dorong lembaga itu untuk menjalankan fungsinya. Kami juga akan tetap mengingatkan yang bersangkutan,” sebutnya.

Atas gonjang-ganjing yang terjadi, dirinya selaku unsur pimpinan DPRD Lotim berharap agar para ASN di lingkup Pemda Lotim agar tetap solid dan terkonsolidasi hingga akhir pemerintahan nanti, agar apa yang menjadi visi dan misi yang tertuang di RPJMD dapat tercapai.

“Saya harap tetap fokus dulu, solid dan terkonsolidasi dengan baik dulu terhadap visi dan misi pemerintah agar selesai secara paripurna sesuai dengan yang tertera di RPJMD, dan nanti kita evaluasi itu di akhir tahun apakah jalan atau tidak, setidak-tidaknya di akhir masa jabatan apa yang menjadi visi misi itu mendekati tercapai,” tutupnya. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT