oleh

Angka Lakalantas 2020 Turun, Operasi Lilin Bakal Digelar Sambut Tahun Baru

Berdasarkan data Satlantas Polres Lotim, angka Lakalantas di tahun 2020 alami penurunan. Menjelang tahun baru akan dilakukan secara bersamaan Operasi Lilin, Yustisi dan Patroli skala besar yang akan melibatkan tuan guru.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Lotim, AKP. Putu Caka menyatakan jika di tahun 2020 angka tingkat kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Lombok Timur (Lotim) alami penurunan.

“Di tahun 2019 kecelakaan ganda 361 kasus, tunggal 23 kasus. 2020 jumlah kecelakaan menurun 231 kejadian, laka tunggal 20 kasus sedangkan laka gandanya 211 kasus. Kalau dipresentasekan itu terjadi penurunan angka kecelakaan 40 Persen,” katanya, Kamis, (17/12/2020).

Disampaikannya, di tahun 2020 dari total lakalantas yang terjadi, telah mengakibatkan 6 korban jiwa, 17 korban luka dan kerugian materil mencapai Rp. 18 juta.

Sambung Putu Caka terdapat beberapa faktor yang mengakibatkan penurunan lakalantas, seperti mobilitas masyarakat yang menurun akibat dari Pandemi Covid-19 dan kegiatan teknis yang dilakukan jajarannya.

“Faktor penurunan ini mungkin diakibatkan oleh Pandemi Covid-19, sehingga mobilitas masyarakat menurun, selain juga kita melakukan kegiatan preventif dan preemtif seperti pelaksanaaan Penling (Penerangan Lingkungan) kepada masyarakat di lampu merah dan patwal oleh anggota Polres dan Polsek jajaran,” tuturnya.

Menjelang tahun baru, Ia mengatakan jajarannya telah mempersiapkan pelaksanaaan Operasi Lilin, dengan membuka 3 Pos Pengamanan (Pos Pam) pada titik yang dianggap vital di Lotim.

“Untuk Operasi Lilin sesuai koordinasi dengan Kabag Ops Polres Lotim kita memasang 3 pos pengamanan yang ada di Selong depan BRI, kemudian di Suela karena diperkirakan pengunjung Sembalun akan ramai dan di Kayangan, di pelabuhan sebagai pintu masuk kita di Lotim,” ucapnya.

Untuk Operasi Lilin itu sendiri, Putu Caka dalam kesempatan itu menjelaskan digabung dengan Operasi Yustisi dan patroli berskala besar pada tanggal 31 Desember, dengan melibatkan semua unsur yang ada, termasuk juga tokoh agama (Tuan Guru) dalam pelaksanaannya.

“Kita libatkan 85 anggota, dengan melibatkan unsur TNI, Dishub dan Satpol-PP Lotim, hal itu juga akan kita satukan dengan Operasi Yustisi. Tanggal 31 Desember kita juga akan lakukan patroli skala besar, dengan melibatkan unsur yang tadi termasuk juga tuan guru, untuk membubarkan kerumunan,” cetusnya.

Untuk diketahui bersama, Operasi Lilin yang digabungkan dengan Operasi Yustisi itu akan dilakukan mulai dari tanggal 21 Desember sampai dengan 3 Januari tahun 2021. (Cr-Pin)

BERITA TERKAIT