oleh

19 Hari Lagi, BKPSDM Lotim akan Gelar Tes SKB

banner 300500

Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di Lombok Timur akan diikuti oleh 1.157 orang peserta yang akan berlangsung tanggal 30 desember 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id -Pelaksanaan Seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS di kabupaten Lombok Timur akan digelar 30 September – 7 Oktober 2020.  kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lombok Timur Salmun Rahman menuturkan, sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati oleh Badan Kepegawaian Negara  (BKN) dan Bandan Kepegawaian Daerah ( BKD) seluruh indonesia,  khususnya  di provensi NTB bahwa pelaksanaan SKB  di kabuapten Lombok Timur akan di laksanakan pada tanggal  30 sepetember 2020.

“Ada 1.157 orang peserta yang akan mengikuti tes SKB  yang akan berlangsung nanti gedung cad yang kita punya di kantor BKPSDM  ini. dari 1.191 yang ada, 34 melaksanakan tes di beberapa tempat  di luar Lombok Timur, titik SKB yang sudah ditentukan oleh KeMenpan-RB dan PKN,” Ujarnya

Salmun menambahkan, dari 1.157  yang  akan mengikui tes ini, akan membutuhkan waktu  8 hari dari tanggal 30 samapi 7 oktober. Tentunya sesuai dengan petunjuk dan intruksi dari  Kemenpan-RB, BKN  dan juga dari BKD provinsi harus mengikuti  protokol kesehatan. Sehingga pelaksanaannya harus di perhatiakan jarak, baik peserta maupun panitia di tuntut untuk mematuhi protokol keseahatan dalam rangka mencegah penyebaran covid-19. Hal-hal yang mendasar seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan harus dilakukan.

“Adapun mekanisme pelaksanaan tes ini, satu hari ada tiga sesi. Satu sesi ada 52 orang yang mengambil  tempat di lantai satu dan dua  masing making 26  orang. dari  jumlah peserta yang ada,  482 farmasi yang akan  diperebutkan,”Tungkasnya.

Sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 dalam pelaksanaan tes ini nanti, tim medis yang ada akan melakukan pengecekan suhu tubuh baik kepada pantia dan peserta sebelum melakukan tes SKB ini. 

“Tidak seperti masa sebelumnya karena kita sekarang berada dalam situasi pandemi.  sehingga aturan protokol kesehatan itu harus lebih ketat. Peserta tidak merasa dirugikan,  sehingga kami juga tidak membebankan para peserta  harus repid test dulu. Petunjuk dari pusat seperti itu, cukup meraka 2 minggu   sebelum pelaksanan mengikut tes,” Imbuh Salmun.

Lebih jauh Salmun mengatakan, pihaknya sudah menginformasikan kepada para peserta untuk melakukan karantina mandiri melalui jaringan web yang ada. Terkait dengan kesiapan dan persiapan, pihanya sudah melakukan komunikasi dan kordinasi dengan berbagai pihak demi lancarnya acara yang akan dilaksanakan di BKPSDM nanti. Minsalnya untuk menyiapkan tenaga medis sudah berkordinasi dengan dinas kesehatan dan direktur RSUD Selong, terkait  dengan jaringan sudah kordinasi dengan kominfo dan PLN sehingga hal-hal tekhnis pada acara tersebut bisa diatasi,.

“Untuk memantapkan kegitan itu rencananya nanti  tanggal 28 kami akan melakukan pertemuan. Hal yang lain seperti penyiapan tandon, alat cuci tangan  akan Dibantu BPBD. 

Salmun berharap nantinya peserta  dan panitia tidak boleh berkerumun. Masyarakat juga di harapan begitu, karena masyarakat bisa menyaksikan pelaksanan ini secara langung (live) melalui media sehingga mereka juga tau nilai keluarganya.

“Kami sangat berharap pelaksanan SKB berjalan sebagaimna semestinya. Peserta harus karantina mandiri  dan mempergunakan waktu-waktu  nya untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya,” Tutupnya. (Cr-Wenk).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *